Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis Layout Penyimpanan yang Efisien

Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis Layout Gudang yang Efisien

Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenis Layout Penyimpanan yang Efisien

Tata letak atau layout Penyimpanan yang efisien adalah aset berharga bagi setiap pelaku bisnis. Khususnya bagi mereka yang bisnisnya sangat bergantung pada rantai pasokan yang Fasih. Pasalnya, tata letak yang Bagus, dapat memberikan banyak manfaat bagi operasional bisnis.

Salah satunya adalah Buat meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional. Jadi, sangat Krusial bagi Anda Buat Mempunyai Penyimpanan dengan tata letak yang Pas. Lantas, apa saja jenis-jenis tata letak Penyimpanan yang terbukti dapat efektif dan efisien Buat digunakan? Temukan informasi selengkapnya dalam artikel di Rendah ini!

Pengertian dan Tujuan Layout Penyimpanan

Pada dasarnya, tata letak Penyimpanan merupakan Unsur krusial dalam sistem penyimpanan barang produksi. Dengan tata letak yang optimal, maka Anda akan merasa lebih mudah dalam mengorganisir barang operasional bisnis.

Menariknya Tengah, layout Penyimpanan yang Bagus juga dapat Membikin proses produksi maupun distribusi menjadi lebih efisien, apabila Anda menyusunnya dengan teliti.

Jadi, Dapat dipahami bahwa tata letak Penyimpanan merupakan sistem yang dirancang dan digunakan Buat mengurangi biaya, dengan memaksimalkan pemanfaatan ruang serta penanganan bahan.

Sebenarnya, tujuan Primer melakukan layout Penyimpanan adalah Buat mencapai efisiensi dan juga produktivitas yang lebih Bagus, dari segi penyimpanan, pengelolaan, serta pengiriman barang. Tetapi, terdapat sejumlah tujuan lain dalam Membikin tata letak Penyimpanan yang efisien, antara lain.

  1. Meningkatkan efisiensi penyimpanan, sehingga proses penyimpanan barang dapat lebih efisien dan terorganisir dengan Bagus.
  2. Mempercepat alur kerja, karena layout Penyimpanan yang Pas akan mengurangi Masa pencarian barang, sekaligus dapat mempermudah akses ke barang yang dibutuhkan.
  3. Menurunkan biaya operasional, karena penggunaan ruang Dapat lebih optimal dan juga dapat mengurangi Masa yang Anda butuhkan Buat mengurus barang.
  4. Meningkatkan keamanan di dalam Penyimpanan, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan barang atau kecelakaan yang Tak diinginkan.
  5. Membantu proses pengawasan dan manajemen, karena Dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efektif.
Baca Juga:   Purchase Order: Pengertian, Manfaat, Format, dan Contohnya

Baca Juga: Apa Itu Hoist, Jenis dan Manfaatnya Buat Pergudangan

Jenis-Jenis Layout Penyimpanan yang Sering Digunakan

Terdapat beberapa jenis layout Penyimpanan yang paling sering digunakan oleh bisnis skala menengah hingga besar. Berikut ini adalah penjelasan mengenai tata letak Penyimpanan tersebut.

1. Dedicated Storage atau Penyimpanan Tetap

Dedicated storage adalah tata letak Penyimpanan yang sudah ditetapkan titik-titik penyimpanannya secara Spesifik Buat setiap barang. Sebagai Misalnya, Letak Penyimpanan A, Spesifik Buat barang A, dan begitu seterusnya.

Adapun bagi Anda yang Mau menerapkan jenis layout Penyimpanan ini, maka pastikan terlebih dahulu bahwa Anda sudah mengetahui luas area Penyimpanan. Hal inilah yang akan membantu Anda dalam menentukan seberapa banyak area yang dibutuhkan Buat penyimpanan berbagai jenis barang.

Selain itu, usahakan juga Buat menggunakan area Penyimpanan secara maksimal. Tujuannya sudah Niscaya Buat menghemat biaya penanganan.

2. Randomized Storage

Randomized storage adalah layout Penyimpanan yang bersifat relatif Secara acak, sehingga Eksis potensi penyimpanan barang-barang menjadi kurang teratur. Artinya, akan Eksis kemungkinan terjadinya perpindahan tata letak penyimpanan barang dari titik A ke titik B, begitupun sebaliknya.

Umumnya, jenis penyimpanan yang satu ini cenderung hanya memperhatikan jarak terdekat dengan Letak pengambilan. Jadi, sebenarnya tata letak Penyimpanan seperti ini kurang efektif Buat dilakukan.

Pasalnya, perpindahan Letak barang yang Tak teratur, akan Membikin karyawan kesulitan Ketika akan memindahkan barang. Bukan hanya itu saja, jenis randomize storage ini juga dianggap kurang Bagus dari segi keamanan. Oleh karena itu, Tak heran Kalau metode ini cukup jarang digunakan.

Baca Juga:   Pick and Pack: Penentu Gagal Tidaknya Pemenuhan Pesanan

3. Class Based Dedicated Storage

Jenis layout Penyimpanan yang satu ini sekilas memang menyerupai jenis tata letak dedicated storage. Hanya saja terdapat sedikit perbedaan, Yakni pada pembagian Pengelompokkan berdasarkan parameter tertentu.

Dengan kata lain, pembagian Letak penyimpanan Tak harus dilakukan berdasarkan pada satu corak barang secara Spesifik. Akan tetapi, Dapat dilakukan dengan Langkah meninjau Pengelompokkan barang-barang yang Eksis di dalam Penyimpanan.

Oleh karena itu, Tak menutup kemungkinan Anda dapat menyimpan beberapa jenis barang dalam satu tempat, tetapi tetap memperhatikan kelasnya. Jadi, Dapat dikatakan bahwa metode penyimpanan ini cenderung lebih memberikan keleluasaan bagi pengelola Penyimpanan.

Dengan menggunakan tata letak Penyimpanan seperti ini, maka sistem transportasi barang keluar dan masuk akan lebih efektif.

4. Shared Storage

Jenis layout Penyimpanan yang terakhir adalah shared storage. Pada dasarnya, tata letak Penyimpanan yang satu ini bertujuan Buat mengurangi kebutuhan ruang penyimpanan barang. 

Jadi, Tak heran Kalau salah satu kelebihan jenis shared storage adalah dapat menjadi sistem pemindahan barang yang lebih terstruktur dan efisien secara Masa.

Biasanya, jenis tata letak ini kerap menjadi jalan keluar bagi para pelaku bisnis Buat mengurangi kebutuhan terhadap ruang penyimpanan. Oleh karena itulah, Anda harus menentukan barang secara teliti terhadap ruang yang digunakan.

Baca juga: Apa Itu Konveyor dan Fungsinya Dalam Industri dan Penyimpanan?

Prinsip Dasar Layout Penyimpanan

Adapun berbagai prinsip dasar tata letak Penyimpanan yang Krusial Buat Anda ketahui adalah sebagai berikut.

1. Memperhatikan Keamanan Barang di Penyimpanan

Sebenarnya, Nyaris seluruh kegiatan pergudangan sangat bergantung pada layout Penyimpanan. Misalnya, seperti kegiatan di tempat penyimpanan, tempat parkir kendaraan pengangkut, hingga tempat pemeliharaan Penyimpanan.

Baca Juga:   Cari Paham Tentang Fulfillment Center dan Langkah Kerjanya

Oleh karena itu, keamanan menjadi prinsip Primer yang harus Anda penuhi dalam merencanakan tata letak Penyimpanan. Selain itu, pastikan juga seluruh produk, alat, dan barang di Penyimpanan tetap Kondusif dari kerusakan dan kehilangan.

2. Memastikan agar Barang Mudah Dicari

Prinsip dasar selanjutnya adalah memastikan bahwa barang yang disimpan mudah Buat Anda cari. Dengan begitu, pencarian barang dapat lebih optimal dan menghemat Masa.

Hal ini juga akan memudahkan alur kerja di dalam Penyimpanan. Misalnya, Ketika Eksis banyak pesanan masuk dengan berbagai produk berbeda. Dengan tata letak Penyimpanan yang Bagus, maka hal tersebut dapat Membikin karyawan lebih Lekas dalam mencari dan menyusun produk.

Bahkan, kemudahan mencari barang juga dapat membantu proses identifikasi barang dan pemeliharaan secara optimal.

3. Memastikan Barang Mudah Dijangkau

Terakhir, Anda juga harus memastikan bahwa barang yang disimpan dalam Penyimpanan tersebut, mudah dijangkau karyawan. Kemudahan menjangkau barang ini sangat Krusial dalam proses penyimpanan dan pengambilan barang.

Maka dari itu, posisi dan Letak rak harus disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas di Penyimpanan. Dengan begitu, maka karyawan dapat mengambil barang tanpa mengganggu letak barang lain.

Yuk, Rancang Layout Penyimpanan Anda dengan Seefektif Mungkin!

Dari penjelasan di atas, Dapat Anda pahami bahwa merencanakan tata letak Penyimpanan penyimpanan barang dengan Pas, akan sangat berpengaruh terhadap kegiatan di dalam Penyimpanan itu sendiri. Jadi, pastikan Anda telah merancang layout Penyimpanan dengan efektif, agar kinerja karyawan Dapat lebih efisien, ya.