Inventaris: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Langkah Mengelolanya

Inventaris: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Cara Mengelolanya

Inventaris: Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Langkah Mengelolanya

Ketika ini, berkembangnya sebuah perusahaan ditentukan oleh banyak indikator, salah satunya adalah inventaris atau inventory. Data ini bukan hanya mencakup daftar barang yang perusahaan miliki, melainkan termasuk seluruh aset serta sumber daya Krusial di dalamnya. 

Artikel ini akan membahas tuntas tentang apa itu inventory, apa tujuan dari pengelolaannya, serta bagaimana pengelolaan inventory yang Bagus. Sehingga, harapannya Dapat menjadi Panduan yang Bagus Buat dapat Anda manfaatkan demi kemajuan perusahaan.

Apa Itu Inventaris?

Inventory atau inventaris adalah suatu catatan sumber daya yang sifatnya Krusial Buat sebuah perusahaan. Inventory tersebut Dapat Anda manfaatkan Buat beroperasinya sebuah perusahaan termasuk mengelola sumber daya tersebut. 

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inventaris adalah suatu daftar catatan seluruh barang Punya perusahaan, institusi, sekolah, maupun pemerintahan yang dapat Bermanfaat Buat kebutuhan operasional. 

Kegiatan operasional tersebut dimulai dari proses produksi, pengelolaan sumber daya, hingga pengembangan. Inventory dikelola oleh tim ataupun seorang pengelola yang bertugas pada sebuah perusahaan maupun institusi. Kegiatan pengelolaan tersebut disebut sebagai inventarisasi atau kegiatan pencatatan. 

Baca Juga: Langkah Manajemen Stok Barang Buat Bisnis Anda

Fungsi dan Tujuan Pengelolaan Inventaris

Secara Biasa, inventory bukan hanya perihal daftar barang perusahaan, melainkan meliputi seluruh aset dan sumber daya yang Eksis di dalamnya. Buat itu, sangat Krusial Buat melakukan pengelolaan inventory yang Bagus demi kelancaran operasional perusahaan. Adapun tujuan Biasa inventaris adalah sebagai berikut: 

1. Menjaga Barang Punya Perusahaan

Menjaga barang atau aset Punya perusahaan ini dapat Anda mulai dengan melakukan pendataan terhadap inventory. Dengan begitu, Anda Dapat mengontrol apa saja aset yang perusahaan miliki sehingga Anda dapat memikirkan bagaimana tempat yang perlu Anda persiapkan Buat menyimpannya. 

Baca Juga:   Pengertian Penyimpanan Online dan Manfaatnya

2. Mengontrol Inventaris terhadap Anggaran Pengeluaran Perusahaan

Dengan mengenali inventory perusahaan, secara Tak langsung Anda dapat mengetahui total kepemilikan perusahaan sehingga memudahkan Anda dalam merencanakan anggaran perusahaan. Rencana pengeluaran anggaran dapat Anda sesuaikan antara kebutuhan mendatang dengan aset yang sudah Eksis. 

3. Sebagai Sumber Acuan Perhitungan Nilai Kekayaan Perusahaan

Data inventarisasi yang sudah Anda dapatkan Dapat menjadi acuan Buat melakukan perhitungan nilai kekayaan perusahaan. Dengan kata lain, aset perusahaan dapat Anda ketahui dengan data inventarisasi yang sudah Anda dapatkan.

4. Sebagai Sumber Acuan Melakukan Pengadaan dan Pemeliharaan

Dalam sebuah perusahaan mana pun, inventaris adalah modal Buat menjalankan perusahaan. Oleh Karena itu, Anda perlu melakukan pemeliharaan dan penambahan hal-hal yang Tetap Anda perlukan Tetapi belum perusahaan miliki. Buat itu, data inventarisasi biasanya akan menjadi acuan pengadaan.

5. Mengontrol Masuk dan Keluar Masuknya Barang Perusahaan

Data aset perusahaan yang sudah Eksis juga dapat Anda jadikan sebagai sumber acuan Buat mengetahui keluar dan masuknya barang yang perusahaan miliki. Masuk dan keluarnya barang dapat Anda kontrol dengan membandingkan data inventarisasi yang sudah Eksis sebelumnya dengan data inventaris yang terbaru.

6. Meminimalisir Hilangnya Aset Perusahaan

Seperti pada penjelasan poin sebelumnya, data inventory perusahaan dapat Anda manfaatkan sebagai kontrol keluarnya barang perusahaan. Oleh Karena itu, data tersebut juga akan dengan mudah terlacak bila Eksis barang perusahaan yang hilang.

7. Mempermudah Proses Administrasi Perusahaan

Sudah selayaknya pencatatan data inventory secara berkala dan tertib akan membantu memudahkan berjalannya proses administrasi perusahaan. Ketika tiba-tiba Anda membutuhkan data yang berkaitan dengan aset perusahaan dan sumber daya perusahaan, maka Anda Tak harus bingung Tengah karena datanya sudah tersedia. 

Baca Juga:   Bahan Baku: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Baca Juga: Ketahui 5 Tips Hitung Stok Barang Buat Kelangsungan Bisnis Perusahaan

Langkah Mengelola Inventaris secara Efisien

Berdasarkan penjelasan di atas, aset atau barang yang dikelola dengan Bagus dapat mengurangi pemborosan, meningkatkan produktivitas, dan memastikan ketersediaan produk yang Pas Ketika dibutuhkan. Maka dari itu, adapun beberapa langkah yang dapat membantu Anda mengelola inventaris adalah:

1. Membikin Catatan Rinci Terkait Aset Perusahaan

Kegiatan inventarisasi dilakukan dengan melakukan pendataan dan Pengelompokkan produk. Selanjutnya, Anda perlu mengetahui informasi lengkap dan mendetail terkait setiap barang. 

Informasi rinci tersebut dapat meliputi harga, stok, Lepas kedaluwarsa, nomor batch, hingga stock keeping unit (SKU) pada setiap unit perusahaan. Kalau suatu Masa terjadi kelangkaan, maka Anda dapat mengetahui informasi rinci terkait stok unit dan info pengadaan dengan lebih mudah.

2. Membikin Urutan Skala Prioritas

Langkah mengelola inventaris selanjutnya adalah Membikin skala prioritas daftar item barang perusahaan berdasarkan skala kecepatan perputarannya. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengetahui stok barang-barang yang perlu ditambah dengan Menyantap ritme barang yang Lekas keluar. 

Begitupun sebaliknya, data aset dapat membantu Anda dalam Menyantap barang dengan perputaran Lamban. Sehingga, Anda Dapat memutuskan apakah perlu memberhentikan supply terhadap barang tersebut atau Tak.

3. Melangsungkan Kegiatan Stock Opname Berkala

Kegiatan stock opname merujuk pada perhitungan terhadap seluruh barang atau aset perusahaan secara berkala. Tujuannya adalah guna memastikan bahwa catatan administrasi sesuai dengan kondisi fisiknya. Kalau terjadi ketidakcocokan fisik, maka Anda dapat menindaklanjutinya dengan penelusuran. 

Baca Juga:   Purchase Order: Pengertian, Manfaat, Format, dan Contohnya

4. Menunjuk Seorang Penanggung Jawab yang Jujur dan Kompeten

Kegiatan inventarisasi juga mencakup kegiatan pendokumentasian dalam bentuk laporan. Oleh Karena itu, perlu adanya pemilihan staf profesional Buat memantau proses inventarisasi hingga pembuatan laporan terperinci. Laporan tersebut harus Seksama karena Dapat bermanfaat sebagai Panduan Buat kegiatan selanjutnya. 

5. Meningkatkan Sistem Keamanan Perusahaan

Mengingat pentingnya inventory perusahaan, maka Anda perlu sistem keamanan yang Bagus dalam sebuah perusahaan. Misalnya pengadaan inventaris adalah dengan menyediakan sumber daya pengamanan atau security. Bila perlu, pasang CCTV Buat Betul-Betul memastikan Kalau aset atau barang perusahaan akan Kondusif. 

Baca Juga: Kitab Stok Barang: Pengertian, Fungsi, dan Langkah Membuatnya Terlengkap

Sudah Paham Bahwa Inventaris Adalah Kebutuhan Primer Perusahaan?

Itulah tadi beberapa ulasan mengenai inventory yang perlu Anda pahami. Pada intinya, inventaris adalah aset atau sumber daya yang perusahaan miliki. Mengelola inventory perusahaan dengan Bagus memerlukan komitmen, pemantauan yang berkelanjutan, dan adaptabilitas terhadap perubahan.

Buat rencana jangka pendek dan jangka panjang berdasarkan tren dan perkiraan permintaan. Bila perlu, gunakan perangkat lunak manajemen inventory yang memungkinkan Anda melacak persediaan secara real-time.

Inventory harus Anda kelola secara Bagus dan efisien karena akan berdampak pada proses berlangsungnya operasional perusahaan. Kegiatan pengelolaannya pun harus dipimpin oleh seseorang yang jujur dan berkompeten agar kegiatan administratif perusahaan yang disiplin dan Fasih tercapai.